Journey

Hello Straya: Pedestrian Suspense Bridge & Agnes Fall, Victoria

January 07, 2017


Dulu, waktu pertama kali ke Melbourne, gw udah punya list mau kemana aja. Nah, kunjungan kedua ini gw agak hilang arah. Bingung gitu mau kemana lagi. Mau ke kota besar terdekat seperti Perth atau Sidney, jaraknya 8 - 12 jam naik mobil. Untung Mas Bojo ini orangnya juga suka banget jalan-jalan. Jadi, walaupun gw belum punya rencana mau kemana aja, ternyata Mas Bojo sudah punya. Akhirnya dia ngajak gw untuk pergi ke arah timur Victoria. Setelah sebelumnya kita ke Point Nepean, yang sebenarnya nggak sengaja ditemukan oleh Mas Bojo, kali ini Mas Bojo ngajak untuk pergi ke Agnes Fall, gegara kita liat akun instagram Visit Melbourne. Akun instagram ini juga membantu kita untuk memberikan referensi mau pergi kemana kita selama di Melbourne, dan sekitarnya, termasuk ke Agnes Fall ini. Mas Bojo tinggal cari aja di google alamatnya Agnes Fall ini, dan berangkatlah kita.

Ternyata dalam perjalanan ke sana, Mas Bojo ngajak singgah sebentar ke Suspension Bridge di daerah Loch, Prom Country South Gippsland. Kalau mau ke tempat ini, harus sedikit hati-hati, apalagi kalau nggak pake GPS. Karena letaknya yang agak deket sama tikungan di jalan raya. Lebih jelasnya, berada di sekitar Loch-Poowong Road. Untuk bisa merasakan berada di jembatan ini, ada dua cara, lewat jalan raya atau lewat Memorial Reserve. Kalau mau jalan kaki, parkir mobilnya jangan sembarangan ya, ntar di derek loh. Lebih baik memang lewat ke Memorial Reserve aja. Tinggal parkir mobil di dekatnya, nggak jauh kok jembatannya.
Map to suspension bridge from googlemap

Jembatan yang terletak di Memorial Reserve, yang dibangun oleh masyarakat Loch untuk menghormati pahlawan yang berperang pada perang dunia I ini. Jembatan ini berdiri di atas sungai yang mengalir di dareah Loch. Dengan dikelilingi oleh pohon yang rindang, jembatan ini sebenarnya nggak begitu panjang. Tapi, buat yang suka jalan-jalan, jembatan ini bisa jadi salah satu alternative untuk menikmati alam. Di ujung jembatan ini ada sebuah patung yang terbuat dari kayu, dan yup, patung ini merupakan sebuah symbol penghargaan dari Masyarakat Loch kepada pahlawan perang mereka.
suspension bridge sign inside the memorial park Loch Village
(picture belong to www.ponderrant.com)
the suspension bridge
statue of Australian soldier at the end of bridge, build to remember their serve to the country at world war I
Nggak harus berlama-lama juga di tempat ini. Kita akhirnya melanjutkan perjalanan untuk berburu ubur-ubur, hahaha... Maksud gw menuju ke Agnes Fall. Masih di daerah yang sama, jalan menuju agnes fall ini bener-bener amat sangat menyenangkan. Selain disuguhi oleh perbukitan yang hijau (mungkin karena musim semi, jadi warnanya jadi hijau), dan hewan-hewan ternak yang sedang merumput. Belum lagi, kalau masuk ke desa-desanya, pokoknya seperti desa orang bule deh, rapi, lengang, nggak begitu ribut, asik deh pokoknya kalau jalan-jalan ke desa.

Perjalanan ke Agnes Fall memang sedikit agak membingungkan. Untung kita berpegangan sama google map, membantu banget deh. Terletak di daerah Hazel Park,yang merupakan perbukitan, kita bisa melihat indahnya peternakan yang berada di sekitar air terjun ini. Tentu saja peternakan yang mereka punya itu luas-luas.
hill and animals will be the scenery around 
Setelah menemukan Hazel Park Rd, terus aja sampai kita menemukan Agnes Fall Road. Ini adalah satu-satunya jalan menuju ke air terjun. Selalu hati-hati di tempat dengan banyaknya peternakan, karena terkadang bisa saja kita menemukan hewan ternak menyebrang tiba-tiba. Kalau sudah gitu, yang pasti peternaknya pasti minta ganti rugi hewan yang kita tabrak.

Seperti air terjun lainnya di wilayah Victoria yang pernah gw kunjungi, Agnes Fall ini juga dibuat tamannya. Jadi kita bisa piknik asik di sini, sambil menikmati keindahan alamnya. Waktu gw datang ke sini, beberapa tempat baru dibangun. Sepeti gazebo yang ada di tengah tamannya. Di gazebo ini kita bisa lihat berbagai sketsa rencana pembangunan di sekitar Agnes Fall ini. Fasilitas lainnya juga tersedia di sini, seperti toilet umum, dan juga bangku taman. Pokoknya piknik di tempat ini udah cukup dimanjakan lah, dan jangan lupa, kalau kita punya sampah, untuk dibawa pulang kembali sampahnya, karena mereka tidak menyediakan tempat sampah.

Agnes fall sendiri merupakan salah satu air terjun dengan rentangan tunggal terbesar di Victoria. Dengan tinggi setinggi 59 meter, kita nggak perlu susah-susah untuk bisa melihatnya, sudah disediakan jembatan untuk melihatnya. Sayangnya jembatan ini nggak begitu dekat dengan air terjunnya, jadi kita hanya bisa melihat di kejauhan. Selain itu, nggak ada jembatan lainnya untuk bisa melihat air terjun ini.
Agnes Fall 
Menurut gw sih, ke air terjun ini nggak mengecewakan. East Gippsland sendiri menyajikan pemandangan alam yang indah. Selain itu, untuk sampai ke air terjun ini sebenarnya sangat mudah, dan nggak bikin capek, dibandingkan dengan beberapa air terjun yang sudah kita datangi. Di beberapa air terjun sebelumnya, kita harus turun sangat jauh untuk bisa ketemu dengan air terjunnya. Kalau di Agnes Fall, perjalanan kita malah cenderung datar, ada sih menanjaknya, tapi nggak panjang dan nggak lama.

Overall, untuk sehari perjalanan kali ini gw benar-benar menikmati. Selain tujuan wisata kita, pemandangan yang diberikan saat menuju ke Agnes Fall juga indah.

sharing is caring

You Might Also Like

0 comments

Thank you for visiting my blog. Please leave your comment here, but apologize, any spams will go to bin immediately.