Journey

Liburan ke Melbourne? Sudah Siapkan Ini?

March 18, 2018



CLICK HERE FOR ENGLISH VERSION


Hallooooooo...

Mau berlibur ke Australia, tepatnya ke Melbourne? Pertanyaan yang sering ditanyain temen-temen gw kalau gw bilang "sekali kali liburannya ke down under dong, jangan yang atas-atas melulu,"  atau "ke Melbourne dong." adalah "memangnya ada apa di sana?"

Yang pasti di Melbourne nggak ada gurun, hehehe. Tapi kalau kalian lihat post jalan-jalan gw, pastinya banyak banget yang bisa dilihat di Melbourne. Mulai dari wisata outback sampai wisata luxury. Yeps, pokoknya ada aja yang bisa dilihat di Melbourne.

Anyway,
Jadi ada cerita dari temen gw yang mau coba apply beasiswa ke Australia. Di salah satu form nya ada pertanyaan mau kuliah di mana, dan pilihannya adalah: Northern Territory, New South Wales, Victoria, South Australia, Queensland, Western Australia, Tasmania, Capital Territory. Dan temen gw bilang "kok nggak ada Melbourne atau Sidney ya?" Ehehehe...

Baiklah manteman, Melbourne atau Sidney itu kota, dan yang disebutkan di atas tadi adalah state. So yeah, jangan sampai salah yaaa :)

Di post kali ini gw mau bagi-bagi pengalaman gw dulu sebagai turis di kota ini. Ada beberapa hal sih yang harus banget diinget dan disiapkan sebelum dateng ke tempat ini.

Siapkan Semua Dokumen

Sebelum menyiapkan semua pakaian yang super oke buat instagram feed, ada baiknya memperhatikan hal yang lebih penting dulu. 

Yoi, dokumen-dokumen yang penting banget buat liburan ke Melbourne.
  • Paspport
prepare your passport, at least 6 months before your expiry date

Pastinya dong, kalau mau liburan ke luar Indonesia, menyiapkan passport yang masih berlaku itu penting banget. Di Australia, kalau mau berkunjung ke Australia, harus punya passport yang masih berlaku minimal 6 bulan sebelum masa kadaluarsa. 

Immigrasi Australia belakangan agak-agak ketat masalah passport ini. Jadi kalau memang mendekati masa kadaluarsa, lebih baik memperbarui passport secepatnya, daripada visanya nanti ditolak perkara passport mau kadaluarsa.

  • Visa
find the exact visa
Kalau mau liburan ke Australia, memang belum bebas visa, nggak seperti orang Aussie yang datang dan pergi dengan bebas ke dan dari Indonesia untuk liburan (plus liburan di Bali itu jauh lebih murah daripada liburan ke Queensland dari Melbourne).

Jangan sampai salah pilih visa. Maksudnya, kalau cuma berlibur, pakai visa tourist aja. Untuk yang baru pertama kali mau berkunjung ke Melbourne, memang lebih baik nggak memaksakan diri untuk dapat multiple entry visitor visa, karena biasanya kalau yang pertama kali liburan cuma bakalan dapat single entry dan berlaku cuma tiga bulan.

Nggak mau repot? Bisa minta travel agent untuk mengurus visa kita loh. Apalagi untuk visa Australia, kalau ngurus sendiri agak susah, apalagi buat kita yang tinggalnya di luar Jakarta & Bali. Jangan lupa untuk menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan untuk apply visa.


Tapi sekarang katanya mengurus visa untuk ke Australia di Indonesia bisa melalui online Immiaccount gitu. Tapi gw nggak begitu tau sih, karena dulu waktu pertama kali ke Aussie ngurusnya pakai travel agent.

  • Jadwal Apply Visa
Untuk visa ke Australia, waktu pengurusannya maksimal ±15 hari kerja. Jadi jadwalkan visa kalian minimal dua bulan sebelum jadwal keberangkatan kalian. Dan beli tiketnya setelah visa keterima. Misalnya kalau mau pergi ke Australia bulan April, dan baru pertama kali, apply nya bisa dibulan Januari, atau di bulan Februari. 

Enaknya kalau pakai travel agent saat apply visa, kita bisa minta tolong ke travel agent untuk bantu siapkan tiket juga sesuai dengan jadwal keberangkatan dan kepulangan kita. Jadi, begitu agen travel dapet informasi visa keterima, mereka akan kontak kita untuk booked tiket.


  • Tiket Pesawat PP
prepare your ticket and return too. Because you don't want to put yourself in trouble 
Pilih pesawat yang nyaman, karena perjalanan ke Melbourne itu cukup lama, ±6 jam perjalanan ke Melbourne. Kalau terbiasa dengan budget airline untuk perjalanan keluar Negeri (misalnya Air Asia atau Jet Star) silahkan saja, pastikan merasa nyaman aja dalam perjalanan.

Kelebihan menggunakan maskapai yang bukan budget airline, seperti Qantas, dan Garuda Indonesia, harga yang kita bayar sudah all in one, termasuk makanan; selimut, bantal, kaus kaki, penutup mata; dan hiburan. Jadi nggak perlu book lagi untuk minta itu semua. 

Beberapa maskapai sekarang juga sudah menyediakan wifi di perjalanan loh. Hehehe, cukup bayar sekian rupiah aja, bisa deh browsing-browsing. Kalau gw sih lebih mending tidur, perjalanan lama banget sih. 

Maskapai favorit? Garuda Indonesia, hehehe. Karena penerbangan langsung dari Jakarta/ Bali ke Melbourne, walaupun berangkatnya tengah malam. Selain itu, karena mereka pakai bilingual, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, jadi walaupun nggak pehem bahasa Inggris, masih ada Bahasa Indonesianya, hehehe.

Selain itu, begari (pramugari dalam Bahasa keponakan gw)nya kan ramah-ramah. HAHAHA. 

Nah, kalau sudah tau mau pakai maskapai apa, pilih tanggal pergi dan tanggal pulangnya ya. Walaupun gw nggak pernah ditanyain (kecuali terakhir kali ke Melbourne pakai visa turis), ada baiknya jaga-jaga. Namanya juga di negeri orang. Siapa tau immigrasinya iseng nanyain ada tiket balik apa enggak.

Walaupun nggak banyak maskapai yang terbang langsung ke Melbourne, tapi banyak pilihan maskapai kok. Kalau mau yang terbang langsung sih ada Air Asia, Jet Star, dan Garuda Indonesia.

Baca Juga: Benda yang Dibawa Kemana Mana di Australia

Pilih Pakaian yang Sesuai Musimnya

Melbourne itu Empat Musim. Yaps, empat musim di Melbourne. Tapi buat gw, walaupun empat musim, kadang bikin bingung buat dress code yang mau dipakai. 

Tau kah kalian cuaca di Melbourne itu kalau di prakiraan cuaca bilang "hujan", bukan berarti seharian bakal hujan, bahkan bisa jadi nggak hujan sama sekali. Namanya juga prakiraan cuaca kan ya. Hehehe. 

  • Musim Panas
Musim panas di Melbourne, itu panas banget. Panas dan kering. Suhu terpanas di Melbourne sampai 42° celcius. Selain bikin kulit kering, bikin kulit perih juga. Di musim panas, ada istilah "Slip, Slop, Slap, Seek & Slide."
  • Slip, artinya pakai baju yang bisa menahan sengatan matahari langsung ke kulit
  • Slop, artinya pakai tabir surya. Mereka sih saranin pakai tabir surya dengan SPF minimal 30, 20 menit sebelum keluar
  • Slap, artinya pakai topi yang bisa menutupi kepala, telinga, dan leher
  • Seek, artinya sebisa mungkin berlindung dari sengatan matahari
  • Slide, artinya pakai kacamata hitam. 
SOURCE
Kenapa ada istilah ini? Istilah ini sebenarnya dimulai dari kampanye dari SunSmart untuk menghindari bahaya kanker kulit. Kenapa mereka punya kampanye ini? Ternyata Australia dan New Zealand itu memiliki rasio penderita kanker kulit terbanyak di dunia. Kok bisa?

SOURCE
Kalian tau teori tentang semakin cerah kulit kita, maka semakin rentan terhadap kanker kulit juga? Nah, di Australia, rasio penduduk dengan ras kaukasian itu banyak, dan mereka dengan ras kaukasian ini memiliki melanin yang lebih sedikit dibandingkan dengan ras yang lainnya. 

Melanin ini apa? Melanin ini semacam tameng alami dari tubuh kita yang menahan sinar jahat UV

Selain itu, letak Australia yang dekat dengan lubang ozon Antartika, yang membuat mereka yang tinggal di Australia rentan terkena sinar UV secara langsung. 

Di Australia, musim panas dimulai di Desember sampai Februari. Nah, kalau kalian berencana liburan di bulan-bulan ini. Jangan lupa dengan Slip, Slap, Slop, Seek, Shade tadi.

Beberapa barang yang bisa dibawa dan digunakan saat di Melbourne di Musim Panas, menurut gw,

Beach is a right place in Summer, thin clothes is a yes for me
Tank top, atau pakaian yang tipis, karena panas banget. Memang asik sih ngadem di ruangan dengan Air Conditioner, tapi ada kalanya kita pengen banget jalan-jalan di luar menikmati musim panasnya Melbourne. Coba siapkan singlet, atau pakaian ringan yang nggak banyak menyerap sinar matahari. Karena kalian bakal membutuhkan sangat.

thongs is Aussie's word for flipflop

wear a sneaker for your journey around the city
Sandal jepit, sepatu flat, atau alas kaki lainnya yang nggak nyusahin kita kalau pas jalan-jalan di kerumunan kota. Kalau rencana mau outback pakai sport shoes yang kuat, karena begitu di Melbourne, akan banyak jalan kaki, jalan kaki, dan jalan kaki. Atau nggak biasa jalan pakai sandal jepit, pakai sepatu yang ringan aja.
planning for outback, wear a proper shoes and also socks
Kaos kaki. Yaps, penting banget kalau ada rencana outback, kaos kaki yang menyerap keringat bakal membantu banget. Selain menyerap keringat di telapak kaki, bisa mencegah kaki lecet juga. Ingatttttt, sampai di Melbourne bakal banyak jalan kakinya.
sunny, is Australian word for sunglass
Kacamata hitam. Bukan buat gaya-gayaan, tapi kacamata hitam ini penting banget buat melindungi diri dari sinar matahari.

moisturize, moisturize, and moisturize your skin
Water base make up. Buat para perempuan Indonesia, percayalah, di Melbourne ini wajah yang berminyak seperti kilang minyak (seperti gw) bisa berubah jadi kering kerontang. Jadi, ada baiknya menyediakan kosmetik yang dasarnya air, untuk bikin kulit wajah hydrate. Terutama untuk skin care nya.

hat is also a fashion statement here
Topi. Mau cap atau hat, nggak masalah, yang penting bisa melindungi leher dan telinga, dan wajah dari sinar matahari

Always put your sunblock every time you going out in summer
Sun Cream dengan SPF minimal 30. Alasannya ada di atas :)

  • Musim Gugur
Musim gugur di Australia dimulai di Maret sampai bulan Mei. Di musim ini, masa transisi dari musim panas ke musim gugur masih berasa banget panas menyengatnya. Ntar di akhir-akhir bulan Maret barudeh agak- agak adem.

Tapi di waktu-waktu peralihan ini udah nggak kerasa panas lagi kalau malam. Udah mulai tidur pakai selimut tebel.

Begitu masuk musim gugur... dingin. DINGIN... Serius!!!

Biasanya kalau sudah di musim gugur, udah nggak lagi pakai kaos kutungan. Pakai kaos berlengan minimal. Dan kalau keluar rumah sudah mulai pakai jaket, atau mantel. Tapi ada hari dimana pakai jaket tipis, atau sweater juga oke loh. Atau cuma pakai baju lengan panjang dan jeans cukup banget.

Untuk kalian yang mau berlibur di Musim Gugur, ada baiknya bawa beberapa pakaian seperti:

Start to collect your sweater that fit the autumn color :p
Sweater atau jacket yang biasa kita pakai aja. Apalagi saat hari-hari peralihan antara musim panas ke musim gugur, walaupun matahari masih bersinar, tapi sudah nggak sepanas musim panas. Suhu 30° di siang hari, tapi sudah nggak setiap hari tiap minggu, tapi malamnya bakalan dingin.

As long as you have coat, it save in autumn
Mantel. Sudah saatnya bawa mantel atau jacket wind breaker. Karena walaupun di satu hari bisa merasakan panasnya matahari yang bikin hangat, akan ada saat dimana tiba-tiba angin berhembus dan bikin dingin sampai sakit kepala.


My fashion savior when I found no coat or jacket for my style is SHAWL
Syal. Syal kain, bulu-bulu, boleeeehhh. Gunanya? Untuk melindungi tengkuk kita dari dinginnya angin musim gugur. Apalagi kalau udaranya terlalu panas untuk pakai mantel, dan terlalu dingin untuk pakai pakaian tipis.

Autumn is the season where your fashion statement change very dramatic, from super summer tan to buckled up
Sebenernya sih gw nggak begitu suka pakai jeans. Tapi karena jeans sudah jadi seperti penyelamat kala bingung mau pakai apa (asal jangan pas acara resmi aja pakainya), jadi selalu sedia jeans. Dan jeans gw cuma ada dua warna, hitam dan abu-abu. Yang abu-abu malah jarang banget kepake, hehehe.

Lha terus, kalau nggak suka pakai jeans pakai apa?

Pakai rok, hehehe. Gw suka banget pakai rok. Kalau dipikir-pikir malah di lemari kebanyakan rok, atau dress gitu.

Stocking is my favorite fashion statement at autumn
Di musim gugur gini, angin dinginnya bikin beser kalau pakai rok mini atau pakai celana pendek. Jadi kebanyakan orang-orang sini (dan gw) suka nambahin stocking, atau kaus kaki yang panjangnya selutut atau lebih. Gw sih suka-suka aja pakai stocking. selain nggak ribet, juga masih bisa modis.

this batik dress could be a beautiful outer too, and I love it

Kalau pas kena hari yang mataharinya lagi hangat-hangatnya, bisa kok kita pakai blazer yang biasa kita pakai di Indonesia, atau seperti gw, pakai outer yang dipaduin sama atasan warna senada + rok mini + stocking dan sneaker, hehehe.

  • Musim Dingin
Jangan harap ada salju di musim dingin di Australia. Kalau beruntung malah dapet hujan es. Yap, hujan es. 

Di musim ini sebenernya cuacanya nggak sedingin yang lainnya sampai minus belasan derajat. Tapi cukup dingin untuk bangun-bangun dengan hidung nyeri karena dingin.

Thick jacket is a must for winter
Buat gw, di musim begini sahabat fashion terbaik gw adalah jaket dan mantel. hampir sama sih seperti fashion gw di musim gugur. Tapi kebanyakan bakalan baju tebel dan (walaupun nggak suka) lebih banyak pakai celana jeans kalau kemana mana.

Selain celana jeans, celana training juga membantu bikin kaki jadi hangat. Plus kaus kaki yang nggak dilepas, walaupun ada di dalam rumah, LOL.

Snow at the peak of the mountain, yes, we have snow too
Walaupun di kotanya kesempatannya sedikit untuk lihat salju, tapi kita masih bisa kok lihat salju. Di beberapa resort menyediakan wisata salju juga. Gunung seperti Mount Baw Baw, Lake Mountain, dan Mount Buller.

Baca Juga: First Time Playing Snow at Lake Mountain

Worry not, karena walaupun sebenernya di gunung itu beneran dinginnya, maksudnya akan bener-bener kerasa dingin musim dingin sampe minus. Artinya kita harus siap-siap juga untuk sediain padded jacket, dan semua yang anget-anget. beanie, kaos tangan tebal, sepatu salju, dsb dsb.

Karena kostum yang beginian akan diperlukan kalau kita pergi mainan salju di gunung, daripada cape-cape beli, makenya juga setahun sekali, sewa aja di venue. Tapi kalau pengen nyiapin sih nggak apa-apa, hehehe.

Musim dingin di Melbourne dimulai bulan Juni sampai Agustus. tepat di pertengahan tahun. Jadi kalau berencana ke Melbourne di pertengahan tahun, nggak usah khawatir karena musim dingin jadi harus siap-siap punya jaket bulu-bulu, atau apapun yang berhubungan dengan pakaian salju.

Kalau mau disiapin juga nggak apa-apa sih, tapi kalau mau tau jaket apa  yang pas dipakai buat musim dingin di Melbourne, coba cari padded jacket deh.

  • Musim Semi
Buat gw, musim semi ini musim yang seksi. Hehehe... Ya seneng aja liat banyak bunga mulai mekar-mekar. Udah warna warni aja dunia rasanya. Dan musim ini dateng di bulan September sampai November.

Di musim ini, udah mulai hangat-hangat gitu, matahari udah mulai setengah hari muncul. Anginnya juga udah anget, nggak dingin-dingin banget. Hujan kadang dateng sesekali di awal-awal musim ini. Tapi, sudah bisa pamer-pamer sedikit kulit kita.

Boots, sweater, and skirt, why not
Di musim ini walaupun nggak setiap hari bisa pakai pakaian yang tipis, tapi sudah bisa mulai pakai pakaian yang unyu. Winter boots bisa diganti pakai boots cantik buat jalan-jalan. Jadi kalau sudah siap-siap punya boots, di sini bisa dipakai.

Jeans and boots also can be a great fashion choice
Apalagi, musim ini masih setengah-setengah. Kadang di malam hari masih dingin banget, dan kalau mau keluar di malam hari, pakai boots juga oke kok.


Pakai rok mini di musim semi bisa jadi tricky banget. Cara paling gampang sih lihat ramalan cuaca buat besok, hehe. Kalau cerah, bisa deh pakai rok mini. Karena nggak setiap hari cuacanya hangat ataupun dingin, jadi andalan banget deh kalau lihat ramalan cuaca.


Atau main aman, walaupun kekeuh pakai rok mini, bisa juga dipadu padankan sama mantel yang nggak begitu panas. Apalagi kalau kalian nggak matok dengan fashion style tertentu.

Tingkat Kelembapan di Bawah Indonesia

Kalau kalian mau main-main ke Melbourne, satu hal yang juga berbeda dan kadang banyak yang nggak sadar (temen-temen gw sih terutama). Bahwa tingkat kelembapan cuaca di Melbourne itu di bawah Indonesia. Jadi kalian bisa aja jalan selama dua jam tanpa keringatan di sini.

Enak? 
Ada enaknya ada enggak nya. 
Enaknya ya pasti nggak berasa banget capeknya. karena keringat juga nggak keluar banyak. Tau-tau kaki jadi pegel aja. 

Enggak nya buat kita-kita yang kulitnya sensitif. Bisa jadi kering banget, ngelupas, dan kadang bisa sampai perih banget.
  • vaseline petroleum jelly
Buat yang udah kadung kulitnya ngelupas terus sampe perih, coba olesin vaseline petroleum jelly. Bawa dari Indonesia juga nggak apa-apa sih, tapi kalau mau beli di sini, dimana mana ada. Harganya juga nggak mahal, nggak sampai $5 untuk yang ukuran kecil.

Tinggal di olesin di bagian yang kering dan perih sebelum tidur sama sesudah mandi, nggak lama kok, bakalan pulih lagi kulit kita. Kalau sudah pulih, tinggal dipakai terus sampai selesai liburan di Melbourne.
  • Banyak minum air putih
Karena kurang kelembapan, jadi banyak banyak deh minum air putih. Di sini enaknya minum di air keran juga nggak apa-apa. Kadang kalau beli air mineral botol lebih mahal daripada beli coca cola, hehehe. Atau tinggal dateng aja ke taman terdekat di kota dan disitu sudah disediain tempat minum gitu (seperti yang di film-film) hehehe.


  • Sedia Obat-Obatan Dengan Resep Dokter Kalau nggak mau ke Dokter
Karena apa-apa berbeda dengan di Indonesia, kadang tubuh kita kan agak susah mau menyesuaikan secara langsung. Terutama di musim-musim dengan cuaca yang dingin. Kalau mau bawa obat-obatan saran gw sih minta obat dengan resep dokter. Kenapa? Sekali lagi, karena imigrasi Australia belakangan ketat banget, dan kita juga maunya kan aman-aman aja ya. Nggak ada salahnya kan bawa obat dengan resep dokter.

Kalaupun nggak mau, bisa ke dokter atau ke apotek. Hehehe... Mereka punya panadol kok, atau beberapa obat yang bisa dibeli tanpa resep dokter.

Terutama kita-kita yang punya alergi. Gw dulu nggak tau kalau gw punya hay fever, alergi musiman. Biasanya sih dikarenakan debu. Jadi berasa rada demam gitu, tapi sebenernya baik-baik aja. Nah, kalau begini di apotik ada kok obat khusus hayfever yang dijual tanpa resep dokter. 

Bawa SIM A Aja Kalau Niat Sewa Mobil Di Melbourne

Aturan ini cuma ada di state Victoria ya. Kalian pegang turis visa, dan pengen jalan-jalan dengan sewa mobil, nggak perlu repot-repot nyiapin SIM internasional, karena pakai SIM A kita bisa kok. KOK? Iya bisa, karena di SIM kita ada tulisan driving licence yang mana sudah cukup sebagai bukti kok, hehehe. (pada ngeliat SIMnya masing-masing ya?)

Kecuali kita dari negara lain yang bahasa dan penulisan di SIM nya berbeda dan nggak ada bahasa Inggrisnya. Baru deh siapkan SIM internasionalnya.

Di Australia juga nggak beda jauh kok sama Indonesia untuk berkendara. Lajur yang digunakan lajur kiri, dan kebanyakan mobil juga dengan kemudi di sebelah kanan. Jadi familiar lah ya.

Satu hal yang perlu diingat, bahwa mengemudi di sini itu harus bener-bener taat aturan, dan polisi sini nggak bisa disogok yaaa... 

Nah kalau mau ke state yang lainnya, ada baiknya sih bawa SIM Internasional, karena siapa tau di state yang lain aturannya berbeda.


Nah, itu tadi sih beberapa tips dari gw kalau kalian mau menyiapkan diri untuk liburan ke Melbourne. Kalau menurut kalian ada yang kurang, boleh loh ditambahin, atau ditanyain. Hehehe... 

I'll See you at Melbourne :)

sharing is caring

You Might Also Like

6 comments

  1. Waaaa komplit. Bagian paling aku suka adalah bisa pake SIM A Indonesia utk nyetir di Victoria :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe... iya sis... klo mau liburan di sekitaran Victoria aja pake SIM A beres... hehe

      Delete
  2. Aku belum pernah ke Aussie mungkin krn belum kepikiran hahahaha. Thanks ya sharingnya, bisa berguna neh kalau one day ada trip ke sana ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masama sis^^... ayo direncanain liburannya ke "land down under" hehe

      Delete
  3. Mbak, thank youuu infonyaaa.. yg aku fokus adalah bisa driving di negara bagian victoria tanpa international license, cukup pakai sim A aja ���� Aku ada rencana ke Melbourne, smoga bsa ketemu yaa mbaaak qt ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. asikkk ke Melbourne... enjoy the trip ya Mbak, Melbourne asik kok :) Semoga bisa ketemu ya Mbak :)

      Delete

Thank you for visiting my blog. Please leave your comment here, but apologize, any spams will go to bin immediately.