food

Hello Straya: Kunjungan Orang Tua Mas Bojo ke Rumah (Gado-Gado Homemade Recipe)

September 16, 2017


Pertemuan dengan orang tua Mas Bojo kali ini bikin gw sedikit deg-degan. Bukan berarti gw belum pernah ketemu dengan kedua orang tua dari Mas Bojo. Kita sudah beberapa kali ketemu, terutama kalau ulang tahun salah satu dari keluarga Mas Bojo. Pertama kali ketemu dengan kedua orang tua Mas Bojo adalah saat mereka mengundang Mas Bojo dan gw untuk mengunjungi Healsville Sancturary. Bahkan gw juga diundang ke rumah mereka di Brainsdale. Hubungan anatara mereka dan gw sebenarnya baik-baik aja.

Suatu hari, Mas Bojo bilang ke gw kalau orang tuanya mau berkunjung ke rumah, dan makan siang. Awalnya sih gw pikir Mas Bojo yang bakal nyiapin makan siangnya. Alasan gw sih karena dia anaknya, pasti taulah makanan yang disukai orangtuanya. Ternyata malah bilang gw yang harus bikin makan siang untuk mereka. 

Sebenarnya ada di dapur bukan hal yang baru buat gw, dan gw juga nggak jago-jago amat masaknya. Selama ini memang seminggu sekali gw masak makanan Indonesia untuk dikenalkan ke Mas Bojo. Mas Bojo ini orangnya nggak ribet sih, dan dia juga orangnya pemakan segala masakan. Kalau gw tanya ke dia tentang masakan dia, dia selalu bilang enak. 

Tapi, kalau sudah urusannya masak buat banyak orang, waduh... Gw belum PeDe. Karena selama ini gw masak cuma buat gw sendiri. Pernah sekali masak buat anak-anak + pacar mereka, tapi itupun cuma nasi goreng. 

Jadi, setelah beberapa ide seperti nasi goreng, ayam goreng, sambel penyet, dsb dsb, yang dituangin sama beberapa temen di facebook dan path, akhirnya Mas Bojo memilih ide dari Mbak Labu ini:
Iyes, kita akhirnya memilih gado-gado sebagai menu makan siang. Selain sederhana, menu ini mudah dibuat dan aman untuk orang tua Mas Bojo yang nggak bisa tahan masakan pedas. Untuk resep pun gw juga modifikasi. Sebenernya gw disarankan untuk pakai tahu goreng, tapi gw selalu gagal buat tahu goreng, hahaha... Aneh ya. 

Nah, berikut adalah bahan-bahan yang gw pakai untuk buat gado-gado sederhana.
Yang pertama, tentu aja sayurannya. Di sini gw cuma pakai beberapa sayuran hijau yang gw rebus sekitar 30 detik sampai 1 menit. Karena bule nggak suka sayuran yang terlalu lama direbus. Rebusan sayur yang nggak begitu lama selain warnanya masih segar, rasanya juga masih renyah dan lebih enak:
  • sawi putih, (chinese cabbage)
  • kecambah, (bean sprout)
  • kacang panjang, (sneak bean)
  • sawi hijau,(choi sum)
  • kentang rebus
  • telur rebus
  • tempe goreng,atau bisa juga pakai tahu goreng,atau pakai dua-duanya
  • Untuk menambah variasi dan protein, karena gw nggak pede pakai tahu, jadinya gw ganti pakai ayam panggang. Jadi, dada ayamnya cukup dimasukkan di oven an dipanggang sampai matang +/- 30 menit
  • Kerupuk udang, atau kerupuk lainnya. Sebenarnya kerupuk ini sebagai pelengkap,nggak pakai kerupuk juga gpp kok.

Nah untuk bumbu kacangnya, gw sama sekali nggak pakai cabe atau sambal. Kalau di resep yang gw lihat memang ditambahkan sambal uleg, tapi gw nggak mau ambil resiko lah ya. Jadi sambel atau cabe nggak gw pake.

Ini adalah resep bumbu kacang yang gw modifikasi. Tanpa cabe dan sambal botol tentunya.

  • 150gr kacang tanah. di panggang lalu di haluskan
  • 2 sendok teh terasi, atau bisa langsung dipakai setengah blok terasi
  • 2 siung bawang putih, atau 1 sendok teh minced garlic
  • 2 siung bawang merah
  • 270ml santan kelapa 
  • 1 sendok teh tamarine puree. Atau 1/2 sendok teh air asam
  • 2 sendok teh gula merah atau palm sugar atau bisa juga gula biasa, rasa disesuaikan aja sama selera. Kalau suka manis bisa ditambahkan gulanya
  • Air jeruk nipis dari 1/2 jeruk. Atau 2 tetes jus jeruk nipis
  • Minyak kacang (peanut oil)
  • Kalau suka pedas, bisa ditambahkan sambal bajak, atau potongan cabe rawit sesuai selera
  • 250ml air
Cara membuat bumbu kacang:

  • panaskan minyak kacang, lalu tumis bawang merah dan bawang putih
  • setelah bawang lembek, masukkan bahan-bahan lainnya sampai mendidih
  • rebus sampai saus mengental, dan tambahkan garam dan gula untuk penyesuaian rasa.
jadi sauskacangnya diaduk sampai kental seperti ini.
Setelah jadi, tinggal ditata sayur, tempe/ tahu, ayam, telur rebus, dan kerupuknya. Lalu siap dihidangkan deh. Cocok banget buat bule yang belum pernah ngerasain masakan Indonesia, en kentang rebus dan ayam bantu banget.

Selamat mencoba...:)

sharing is caring

You Might Also Like

4 comments

  1. Ya ampun :)) Apresiasi banget buat mbak yang berjuang nyari bahan-bahannya. Saya yang di kosan gini, warung sayur tinggal jalan aja, mesti belajar berjuang masak nih kayaknya.

    Rasanya pasti enak! Semangat masaknya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hallo Nadia, terima kasih sudah mampir yaa... Hehehe... kalau ini sih judulnya karena memang namanya tinggal di Negeri orang kan ya. Sama warung di sini nggak ada, hehehe... Jadi harus bisa menyesuaikan diri memang. :)

      Delete
    2. Iya betul mbak. Tetap semangat memasaknya :) Pasti menantang banget bisa se-survive itu.

      Delete
    3. Makasih Mbak...:) tetap semangat juga yaaaa :)

      Delete

Thank you for visiting my blog. Please leave your comment here, but apologize, any spams will go to bin immediately.