life

Pengalaman Mengurus SKCK Online Untuk Visa

April 17, 2018

Sudah baca post gw tentang apply de facto visa Australia belum? Baca dong sis, hehehe. Nah, intinya de facto visa ini membutuhkan banyak banget dokumen, baik dari gw maupun dari Mas Bojo. Salah satu dokumen yang dibutuhkan adalah SKCK.

Buat mereka yang apply Visa di luar Australia, gampang sih karena semua-semuanya diurus di Negara asal, apalagi sekarang bisa apply visa ini secara online.

Nah, buat gw dan beberapa orang lainnya, yang apply nya di Australia, repot juga kalau harus balik ke Indonesia. Yekaan...

Dan ternyata kepolisian Indonesia sekarang udah canggih bo'. Mereka sudah punya pelayanan SKCK online. Tentu aja ini SEDIKIT membantu buat mereka yang mau cari SKCK tapi di luar Indonesia, macam gw.

Website

Sumber
Website mereka sederhana banget, dan langsung ke point nya, yaitu pembuatan SKCK. Di halaman pertama, sebelum membuat SKCK, kita dikasih tau tentang data apa aja yang harus kita siapkan untuk membuat SKCK, seperti KTP yang masih aktif, Kartu Keluarga, pas photo dan juga akte lahir. 

Selain itu, di halaman pertama, mereka juga kasih penjelasan tentang SKCK, dan cara membuat SKCK via online. Selain itu, mereka juga kasih tau syarat dan ketentuan pembuatan SKCK buat WNI dan WNA, plus beberapa catatan juga.

Setelah kita baca semua (kalau mau dibaca), dan juga menyiapkan dokumen yang sudah discan, tinggal masuk deh ke halaman pembuataan SKCK.

  • Step 1
Di halaman pertama ini, kita dikasih form tentang beberapa data yang perlu kita isi. Data ini berupa data formal seperti keperluan kita membuat Visa, nama, alamat, dll. Tinggal diisi aja sesuai dengan data yang ada di KTP kita. 

  • Step 2

Di halaman berikutnya, karena gw keperluannya membuat visa, jadi mereka minta nomor passport beserta lampiran passport gw, halaman depan. Juga beberapa data dari passport gw. Di halaman ini juga diminta lampiran sidik jari kita, dan juga beberapa keterangan menyangkut ciri-ciri fisik kita. Juga diminta untuk melampirkan KTP, KK, dan juga akte lahir
  • Step 3
Di halaman berikutnya, mereka minta data keluarga. Nama ayah, ibu, dan juga saudara. Isi aja yang ada di KK. Setelah itu, isi deh hobi yang diminta sama mereka, yang menurut gw ini agak aneh sih, LOL. Lalu isi aja riwayat pendidikan kita dari SD sampai pendidikan terakhir. LOL.
  • Step 4
Langkah berikutnya, tinggal diisi aja apakah kita pernah kena tindak pidana dan pelanggaran sebelumnya. Kalau dua-duanya kita jawab tidak, kita nggak harus isi beberapa kolom di halaman berikutnya.

Setelah selesai semua, nanti kita akan dibawa ke halaman berikutnya, yaitu halaman yang menunjukkan form registrasi. Tinggal di print deh ini halaman.

Nomor registrasi yang sudah kita buat tadi cuma berlaku seminggu loh. Jadi memang harus sesegera mungkin, apalagi pelayanan SKCK itu cuma sampai jam 3 sore.

Gimana kalau lewat waktunya? Ulang lagi dari awal. Gw sampai 5 kali ngulang, karena waktunya temen gw miss terus.

Finger Print

Di form nya ada kolom untuk menyertakan cap jari (finger print). Buat orang-orang seperti gw, bikin cap jari dulu di kepolisian setempat. Kalau di Australia, harus telepon polisi dan jadwalin waktu untuk cap jari. 

Kalau jadwal sudah di tangan, tinggal datang ke kantor polisi tempat janjian, cuma butuh 10 menit kok, langsung jadi.

Nanti finger print ini yang di disertakan di form, dan dikasih ke teman/ saudara yang di Jakarta untuk dibawa lagi ke kantor polisi untuk di rumus terlebih dahulu. 

SKCK Online Hanya Untuk Nomor Registrasi

Tadi gw bilang kalau SKCK online ini SEDIKIT membantu kita-kita. Karena, yang kita lakukan seperti memasukkan data dan lain sebagainya mempermudah kita tanpa harus kembali memasukkan data-data yang dibutuhkan di kepolisian. 

Kenapa sedikit membantu? Karena setelah selesai semua step, dan dikasih nomor registrasi, nomor registrasi itulah yang nantinya akan kita bawa ke kantor polisi yang sesuai dengan keperluan pembuatan SKCK ini, beserta dokumen-dokumen yang kita lampirkan tadi.

Yap, untuk formulir SKCK sendiri harus diambil ke kantor polisi sesuai dengan keperluan. Karena gw perlunya untuk membuat Visa, jadinya gw harus ambil ke Mabes Polri di Kebayoran Baru, Jakarta. 

Bisa Diwakilkan

Bingung karena nggak bisa ngambil dalam waktu dekat, apalagi seperti gw yang nggak bisa bolak balik ke Indonesia dengan cepat. Apalagi nomor registrasinya cuma berlaku seminggu. Nggak usah bingung, bisa diwakilkan kok.

Caranya tinggal buat surat kuasa ke teman atau saudara yang mau mewakilkan kita untuk datang ke Mabes Polri. Sambil mereka dikasih dokumen yang sudah kita lampirkan di SKCK online, termasuk sidik jari juga loh.

Kalau sudah selesai rumus sidik jari, tinggal datang ke gedung pengurusan SKCK, dan ditunggu deh.

Nah, saudara atau teman kita bisa dateng deh ke Mabes Polri, sambil membawa semua dokumen. Waktu tunggunya nggak lama kok, dan biayanya juga murah. Cuma 5-10 menit aja, dan kalau nggak salah sih biayanya cuma Rp10.000.


sharing is caring

You Might Also Like

0 comments

Thank you for visiting my blog. Please leave your comment here, but apologize, any spams will go to bin immediately.