life

Stage 3: Partner Visa Subclass 820 Granted

August 17, 2018




CLICK HERE FOR ENGLISH VERSION

Karena blog ini didedikasikan sebagai cerita perjuangan dan kehidupan gw di Australia, jadi jangan heran ya kalau terkadang gw bikin post tentang cerita perjalanan gw pindah ke sini, ataupun visa gw.

Gw selalu bilang kalau ngurus visa ini bikin gw capek secara batin. Mulai harus sesabar mungkin menghadapi jadwal temen yang nggak bisa dikompromikan, gegara gw belum bikin SKCK dan kalau bikin harus di Indonesia (untung aja bisa diwakilin).

Sampai harus sabar menghadapi waktu Mas Bojo yang kadang kalau mulai ngurus jawaban di form visa ini bawaannya antara kesel sama jawaban yang nggantung, atau kesel karena nggak sejalan, atau gw maunya simple dia maunya ribet.

Baca Juga: Perjuangan Apply Australia De Facto Visa

Kalau dilihat lihat keliatannya kok simple aja ya. Cuma nyiapin dokumen-dokumen yang dibutuhkan, isi form-form segambreng, selesai.

Enggak sis....

Belum lagi ditambah harus Medical check up, belum lagi harus kejar-kejaran sama waktu. Karena setelah submit form online nya, maksud hati nunggu duit ngumpul dulu kan ya, setelah habis AU$ 7,100-an (sekitar Rp70an juta), ngumpulin duit lagi buat yang lainnya.

Eh, tiga bulan setelah apply malah dapet email dari kedutaan Australia buat segera menyelesaikan dokumen yang belum di kirim dalam jangka waktu 28 hari. gelagapan? Iya lah. Belum ada SKCK, belum ada hasil Medical Check, belum ada Police check juga. Pokoknya belum siap semua nya.

Baca Juga: Stage 2 Applying Australian Partner Visa

Jadi deh kelabakan, bingung, dan semua gw lakukan sendiri.

Akhirnya kirim email ke kedutaan Australia, yang intinya minta perpanjangan waktu buat ngurus ini itu. Ya gw jujur aja ngomongnya kalau belum ngelakuin semuanya. Akhirnya kedutaan kasih tambahan waktu 28 hari lagi untuk nyelesein itu semua, untung aja selesai.

Forum Seperjuangan



Tanya forum ini itu, lama banget jawabnya. Belum lagi jawabannya berbagai macam. Resiko kalau nanya di forum sih. Ada yang nyemangatin, ada yang malah nakut-nakutin. Gw sih antara nggak begitu suka sama butuh nanya di forum kalau perkara beginian. Maklum, maunya sih ada yang kasih tau ini jawabnya tu harus begini.

Lain lagi sama Mas Bojo yang kekeuh nanya di forum. Kalau ikutnya cuma satu forum aja sih less pusing lah ya. Kalau yang diikuti bisa tiga sampai lima forum, apa nggak kelenger. Kelenger nungguin jawaban, sama kelenger bacain jawaban satu-satu.

Tapi, ikut forum ada gunanya juga sih. Seperti kemarin waktu gw sempet hampir bermasalah dengan immigrasi Australia, gegara sering banget keluar masuk tanpa jeda. Sudah dikasih tau sebenernya, untuk hal seperti ini. Tapi karena nggak ada pilihan waktu itu, kita sih tetep jaga-jaga, eh kena juga sih. Untungnya cuma kena omel petugas immigrasi doang.

Baca Juga: Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memegang Australia Visitor Visa Multiple Entry

Jadi, sebenernya ikut forum ada baiknya juga kok. Gw ikut beberapa forum Kawin Campur gitu, dan sejauh ini kalau gw tanya-tanya pada banyak bantu jawab kok. Tapi, karena forumnya adalah forum tertutup, jadi kadang harus nunggu lama buat pertanyaan kita di approve sama Mbak-Mbak Admin.

Habis itu, harus nunggu lagi buat jawaban-jawaban dari para anggota senior yang been there done that gitu. Ya namanya based on experience pastinya jawabannya bakalan macem-macem. Itu sih yang bikin gw agak males, hehehe. Karena jawaban beragam, dan nunggu.

Yang parahnya dari gw sama Mas Bojo ini, kadang kalau ke forum pas kita kepepet seperti dikasih deadline dari kedutaan ini. Hehehe. Yang artinya kita butuh jawaban sesegera mungkin, yang terkadang nggak segera juga jawabnya.

Tapi kita berterima kasih buat yang menciptakan tombol "search". Tinggal cari kata kuncinya, nemu deh beberapa orang dengan permasalahan yang sama. Kalau beruntung dapat yang sama persis, kalau enggak ya harus scroll sama baca terus sampai akhirnya dapat menyimpulkan sendiri.

Bridging Visa

Photo by Mateusz Dach from Pexels
Akhirnya pun setelah selesai lodge visa nya, bisa sedikit tarik nafas lah ya. Karena langsung dapat Bridging Visa jadi nggak perlu tiap tiga bulan ke luar Australia. Malah dengan bridging visa ini gw nggak boleh keluar dari Australia. Kalau mau keluar harus apply visa lagi, kalau enggak hangus deh permohonan PR gw.

Dengan mengantungi bridging visa ini, selain bisa tinggal di Australia sampai PR gw approve, gw juga sudah dapet ijin buat kerja.

Oh iya, ada banyak pertanyaan ke gw kapan sih dapat bridging visa nya? Terus bisa apa aja dengan bridging visa ini.

Pertama, Bridging visa ini akan langsung di email ke kita di hari yang sama saat kita lodge online application buat partner visa kita. Tapi, nggak langsung berlaku. Berlakunya setelah visa yang kita pegang habis.

Baca Juga: Q & A Tentang Partner Visa Australia

Misalnya, kita apply partner visa di Australia. Waktu apply,  visa yang dipakai adalah visitor visa. Jadi setelah dapet info kalau sudah dikasih bridging visa, nggak langsung aktif. Bridging visa akan aktif setelah visitor visa selesai.

Partner Visa 820

Tujuh bulan setelah apply dan bridging visa dimulai di April, awal Agustus ini gw dapet email lagi dari kedutaan Australia.


Intinya sih dia ngomong kalau Partner Visa subclass 820 gw granted.
.
.
.
.

Baiklah, maksudnya ini apa ya?

Lalu gw cek lah VEVO. Hasilnya adalah visa gw berubah dari Bridging ke Provisional Resident.


Apalagi ini Provisional Resident? Apa artinya gw sudah permanen atau gimana? Karena gw sama Mas Bojo sama-sama bingung antara subclass 820 dan 801.

Selain itu, ada beberapa orang di forum-forum yang gw ikuti, cuma mencantumkan informasi dari bridging visa terus mereka langsung dapet Permanent Resident. Ada juga sih yang cuma cantumin langsung 801.

Like I said, banyak informasi yang bertebaran kemana mana, seperti puzzle. Jadi harus bener-bener meluangkan waktu untuk menyatukan puzzle-puzzle itu.

Karena bingung, langsunglah tanya ke tempat andalan kita berdua...

GOOGLE.

Yang intinya sih bukan permanen, tapi masih temporer juga tinggalnya. 

Setelah cari-cari, memang pada intinya subclass 820 ini visa sementara, karena gw masih di assess lagi. Selama dua tahun.

Apa lagi yang di assess? Ya hubungan gw sama Mas Bojo selama dua tahun ke depan, plus apakah gw bisa memenuhi kebutuhan hidup gw. Intinya sih itu aja.

Makanya visa ini juga sudah bolehin gw kerja tanpa batasan waktu (padahal di bridging visa juga sudah boleh), sudah boleh daftar medicare (gw sudah punya semenjak pegang bridging visa) plus sekarang gw sudah boleh jalan-jalan keluar Aussie.

Tapi sepertinya nggak dalam waktu dekat ini deh. Ngumpulin duit dulu lah, maklum keluarga nyebar kemana mana. Hehehe.



Intinya sih, gw masih separuh jalan. Belum kelar.

Masih harus penuh perjuangan. Mudah-mudahan kelar dengan amat sangat cepat deh.



sharing is caring

You Might Also Like

0 comments

Thank you for visiting my blog. Please leave your comment here, but apologize, any spams will go to bin immediately.