DIY

It's Time of the Year, Anniversary

November 13, 2018




Pastinya di setiap hubungan ada naik turunnya kan ya. Apalagi masih anget, seperti baru keluar dari microwave. 

Samalah, kurang lebih gw sama Mas Bojo juga gitu. 

Belakangan sih udah jarang banget umbar umbar mesra-mesraan. Yang ada umbar yang malu-maluin. Ahay.

Pertanyaan yang selalu keluar adalah apakah gw nyaman dengan semua yang serba baru. Lingkungan, orang-orang, bahasa, budaya, semuanya lah. 

Yang pasti penyesuaian selalu ada lah ya. Terutama masalah bahasa. Bukan berarti kita nggak bisa Bahasa Inggris. Bisa, tapi transisi dari dengerin mereka yang menggunakan Bahasa Inggris dengan aksen Indonesia (atau Amerika) ke mereka yang native speaker ala Australia, butuh banyak-banyak penyesuaian. Terutama Aussie lingo


Di tahun ketiga gw sama Mas Bojo, ombaknya udah nggak segede dulu. Di awal-awal mah kita yang ada ribet masalah visa. Mau gw apa, mau dia apa. 

Jaman dikala itu sumber stress dimana mana. Mulai dari penyesuaian budaya, visa yang udah seperti dikejar setan, sampai yang printil-printil. Semua harus dihadapi.

Alhamdulillah ya, semua sudah terlewati dan sudah lewat tahun ketiga aja.

Btw, gw mah nggak mau curhat beginian sebenernya, tapi setiap anniversary, gw selalu bikin kartu anniversary sendiri. Karena ada waktu aja sih. Hehehe.

Baca juga: DIY Anniversary Box

Kali ini Box nya beda lagi. Katanya sih namanya "exploding box." Ya sud, ini dia cara membuatnya.

Bahan-Bahan

Seperti bikin prakarya, bahan yang gw pakai antara lain: 
  • gunting kertas
  • lem kertas
  • glue gun
  • 3 lembar kertas karton warna warni 
  • pensil
  • penggaris
  • botol kecil
  • puffy sticker bentuk love aneka rupa
  • glitter glue
  • foto-foto
  • gambar atau stiker lainnya

Cara Membuat

Dimulai dengan mengukur tiga kertas karton yang berbeda. Tentukan aja mau warna warni, atau satu warna. Dan warna apa aja yang ada di depan, tengah, dan di dalam. 

  • Kotak di Depan
Untuk kotak di depan, ukurannya bakalan lebih besar daripada dua yang lainnya. Gw pakai ukuran panjang kali lebarnya 14,5 cm. 

  • Kotak di tengah
Kotak yang ditengah gw ukur lebih kecil 2.5 cm dari kertas pertama.

\

  • Kotak di dalam
Kalau untuk kotak di dalam, gw ukur 1.5 cm lebih kecil dari kertas kedua.
Kalau sudah tinggal di potong yang bagian garis putus-putusnya. 

Nah tinggal di hias, sama ditumpuk deh. Hias aja sesuai dengan kreatifitas kalian. Yang penting sih sesuai dengan tema. Karena gw temanya anniversary, jadi nggak jauh-jauh dari itu lah ya.


Bingung mau bikin ucapan, tapi nggak tau dimana? Kalau gw sih bikin di kertas HVS berwarna, terus gw print, dan gw lipat-lipat. Habis itu gw tempel di bagian dalam kotaknya. 



Bagian Tengah


Untuk bagian tengah kotaknya, bisa diisi dengan apapun. Kalau gw isinya pakai hiasan botol yang biasa dipakai buat message in the bottle


Dan untuk dalamnya gw cuma isi sama glitter glue warna pink, lalu bikin gantungan bentuk hati. Bikinnya gampang aja sih, pakai benang warna merah yang ditusuk ke tutup botolnya pakai jarum, habis itu ditempel pakai stiker love yang sama ukurannya, terus ditangkupkan di tengah. 


Untuk nempelin ke tengah kotaknya, gw pakai glue gun. Pakai glue gun biar merekat kuat di kaca dan kertas tanpa ngerusak kacanya. 

Untuk tutupnya, gw pakai kertas yang sama dengan yang gw pakai untuk warna luar. sama, ditambahin 2,5 cm di setiap sisinya. 



Untuk garis yang putus-putus, artinya dipotong, sisanya dilipat.


Jadinya nanti bisa buat nutup kotak plus botolnya. Tutupnya juga gw hiasin dong. Ya tergantung selera dan kreatifitas pokoknya. 

Menurut gw sih, sebagai pemula, yang penting jadi aja dulu. Masalah hias menghias ntar kalau kotaknya sudah jadi. 

Oh iya, ukuran ini disesuaikan sama tinggi botolnya sih. Biar nggak nyembul keluar dan susah ditutup kotaknya. 

Jadi deh, DIY exploding box-nya. Susah? Pastinya, tapi lumayan lah buat pemula. 


sharing is caring

You Might Also Like

0 comments

Thank you for visiting my blog. Please leave your comment here, but apologize, any spams will go to bin immediately.